Sport Motorcycles Motorcycle Modif Motorcycle News Beauty Motorcycles Sexy Motorcycle
Next motorcycles Racer Motorcycle Latest Motorcycle Old Motorcycles Sexy Bikers
Super motorcycles Motorcycle Performance Max Bikers Rallies Motorcycles Motorcycle Hot Girl

p

Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts

Saturday, April 23, 2011

Sepuluh Kaidah Dasar Menolak Paham Pluralisme Agama

http://abufahmiabdullah.files.wordpress.com/2010/09/gelas-kaca1.jpgIhsan Magazine - Segala puji hanyalah milik Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah atas Rasul penutup -yang tiada rasul sesudahnya- atas keluarga dan segenap sahabat, serta orang-orang yang mengikuti Beliau hingga hari kemudian kelak.
Amma ba’du.
Sesungguhnya Lajnah Daimah Lil Buhuts Ilmiah Wal Ifta’ (Komite Tetap Untuk Riset Ilmiah dan Fatwa) menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang dilayangkan kepadanya mengenai beberapa pemikiran dan makalah yang ramai dirilis di media-media informasi, seputar permasalahan seruan kepada wihdah al adyan: agama Islam, agama Yahudi dan agama Nasrani, serta beberapa persoalan yang merupakan dampak dari seruan itu, seperti masalah pembangunan masjid, gereja dan tempat peribadatan Yahudi dalam satu komplek, di lingkungan universitas, pelabuhan udara dan tempat-tempat umum. Berikut juga seruan mencetak Al Qur`an Al Karim, Taurat dan Injil dalam satu jilid. Dan masih banyak lagi dampak propaganda penyatuan agama tersebut. Demikian pula seminar-seminar, perkumpulan-perkumpulan dan yayasan-yayasan di barat dan di timur yang diselenggarakan dan didirikan untuk tujuan tersebut. Setelah mempelajari dan menelitinya, maka Lajnah Daimah memutuskan:
Pertama : Termasuk kaidah dasar aqidah Islamiyah yang dimaklumi secara qath’i oleh segenap kaum muslimin ialah, tidak ada agama yang benar di atas muka bumi selain Dinul Islam. Dinul Islam adalah penutup seluruh agama-agama yang ada dan menghapus agama, syariat dan millah sebelumnya. Tidak ada satu agamapun di atas muka bumi yang boleh dipakai sebagai tatanan beribadah kepada Allah selain Dinul Islam.
Allah berfirman:
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ )
“Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” [Ali Imran : 85]
.
Yang disebut dengan agama Islam setelah diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah agama yang Beliau bawa, bukan agama yang lain.
Kedua : Di antara kaidah dasar aqidah Islamiyah, yaitu meyakini bahwa Kitabullah, Al Qur`an merupakan kitab suci terakhir yang diturunkah Allah Rabbul ‘Alamin. Meyakini Al Qur`an menghapus kitab-kitab sebelumnya, seperti Taurat, Zabur, Injil dan lainnya. Dia juga sebagai standar kebenaran kitab-kitab sebelumnya. Tidak ada satupun kitab suci yang berhak dipakai sebagai acuan dalam beribadah kepada Allah selain Al Qur`an Al Karim.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ
“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur`an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.” [Al Maidah : 48].
Ketiga : Wajib mengimani bahwa kitab Taurat dan Injil telah dihapus dengan Al Qur`an Al Karim. Wajib meyakini, bahwa keduanya telah banyak diselewengkan dan dirubah, ditambah dan dikurangi.
Sebagaimana ditegaskan dalam ayat-ayat Al Qur`an, di antaranya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
فَبِمَا نَقْضِهِمْ مِيثَاقَهُمْ لَعَنَّاهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوبَهُمْ قَاسِيَةً يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِ وَنَسُوا حَظًّا مِمَّا ذُكِّرُوا بِهِ وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلَى خَائِنَةٍ مِنْهُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ
“Tetapi karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuk mereka, dan kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat)”. [Al Maidah : 13].
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ يَكْتُبُونَ الْكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَذَا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا فَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا يَكْسِبُونَ
“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan” [Al Baqarah : 79].
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَابِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَمَا هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
“Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka apa yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan : “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah”, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui”. [Ali Imran : 78].
Oleh karena itu, isi Taurat ataupun Injil yang masih orisinil telah dihapus dengan Islam. Adapun selain itu telah diselewengkan dan dirubah-rubah.
Telah diriwayatkan secara shahih dari Rasulullah Shallallahuu alaihi wa sallam bahwa Beliau sangat marah ketika melihat Umar bin Khaththab Radhiyallahu ‘anhu memegang lembaran yang di dalamnya terdapat beberapa potongan ayat Taurat. Beliau berkata,”Apakah engkau masih ragu, wahai Ibnul Khaththab? Bukankah aku telah membawa agama yang putih bersih? Sekiranya saudaraku Musa q hidup sekarang ini, maka tidak ada keluasan baginya kecuali mengikuti syariatku. [HR Ahmad, Ad Darimi dan lainnya]
Keempat : Termasuk di antara kaidah dasar aqidah Islamiyah, yaitu meyakini bahwa nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai penutup para nabi dan rasul, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ
“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para nabi”. [Al Ahzab : 40]
Tidak ada lagi rasul yang wajib diikuti selain Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sekiranya seorang nabi atau rasul selain Beliau hidup pada saat ini, maka tidak ada keluasan bagi mereka kecuali mengkuti Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan tidak ada keluasan juga bagi para pengikut mereka, kecuali mengikuti Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Sebagaimana ditegaskan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam firmanNya berikut ini:
وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ النَّبِيِّينَ لَمَا ءَاتَيْتُكُمْ مِنْ كِتَابٍ وَحِكْمَةٍ ثُمَّ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَكُمْ لَتُؤْمِنُنَّ بِهِ وَلَتَنْصُرُنَّهُ قَالَ ءَأَقْرَرْتُمْ وَأَخَذْتُمْ عَلَى ذَلِكُمْ إِصْرِي قَالُوا أَقْرَرْنَا قَالَ فَاشْهَدُوا وَأَنَا مَعَكُمْ مِنَ الشَّاهِدِينَ
“Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi: “Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan bersungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya”. Allah berfirman,”Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjianku terhadap yang demikian itu.” Mereka menjawab,”Kami mengakui.” Allah berfirman,”Kalau begitu, saksikanlah (hai para nabi) dan aku menjadi saksi (pula) bersama kamu.” [Ali Imran : 81].
Nabi Allah Isa Alaihissallam saat diturunkan pada akhir zaman, juga mengikuti Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berhukum dengan syariat Beliau. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ
“(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka”. [Al A’raf : 157].
Sebagaimana termasuk dari kaidah dasar aqidah Islamiyah, yaitu meyakini bahwa Nabi Muhammad diutus kepada segenap umat manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui”. [Saba’: 28].
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
قُلْ يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا
“Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua”. [Al A’raf : 58].
Kelima : Di antara kaidah dasar agama Islam, yaitu wajib meyakini kekufuran orang-orang yang menolak memeluk Islam dari kalangan Yahudi, Nasrani maupun yang lainnya. Wajib menamai mereka kafir, meyakini bahwa mereka adalah musuh Allah, RasulNya dan kaum mukminin, serta meyakini bahwa mereka sebagai penduduk Neraka, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
لَمْ يَكُنِ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ مُنْفَكِّينَ حَتَّى تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَة ُ
“Orang-orang kafir, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata”. [Al Bayyinah : 1].
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُولَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
“Sesungguhnya orang-orang kafir, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk”. [Al Bayyinah : 6].
Dan yang tersebut dalam ayat-ayat lainnya. Dalam Shahih Muslim diriwayatkan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya! Tidak ada seorangpun dari umat manusia yang mendengar kerasulanku, baik ia seorang Yahudi maupun Nasrani lalu mati dalam keadaan belum beriman kepada ajaran yang kubawa, melainkan ia pasti termasuk penduduk neraka.”
Oleh karena itu pula, barangsiapa tidak mengkafirkan Yahudi dan Nasrani, maka dia kafir. Sebagai konsekuensi dari kaidah syariat: Barangsiapa tidak mengkafirkan orang kafir, maka ia kafir.
Keenam : Berdasarkan kaidah-kaidah dasar aqidah Islamiyah tersebut dan berdasarkan hakikat syariat di atas, maka propaganda wihdatul adyan (penyatuan agama, pluralisme agama) dan menampilkannya dalam satu kesatuan adalah propaganda dan makar yang sangat busuk. Misi propaganda itu mencampur adukkan yang hak dengan yang batil, merubuhkan Islam dan menghancurkan pilar-pilarnya serta menyeret pemeluknya kepada kemurtadan.
Dalilnya ialah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّى يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا
“Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup”. [Al Baqarah : 217].
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
وَدُّوا لَوْ تَكْفُرُونَ كَمَا كَفَرُوا فَتَكُونُونَ سَوَاءً
“Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka)”. [An Nisa`: 89].
Ketujuh : Di antara dampak negatif propaganda keji tersebut, yaitu hilangnya pembeda antara Islam dengan kekufuran, yang haq dengan yang batil, yang ma’ruf dengan yang mungkar, dan hilangnya batas pemisah antara kaum muslimin dengan kaum kafir. Tidak ada lagi wala’ dan bara’. Tidak ada lagi seruan jihad dan perang demi menegakkan Kalimatullah di atas muka bumi, sedangkan Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
قَاتِلُوا الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلَا يُحَرِّمُونَ مَا حَرَّمَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَلَا يَدِينُونَ دِينَ الْحَقِّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حَتَّى يُعْطُوا الْجِزْيَةَ عَنْ يَدٍ وَهُمْ صَاغِرُونَ
“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) pada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk”. [At Taubah : 29].
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
“Dan perangilah musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka memerangi semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa”. [At Taubah : 36]
Kedelapan : Apabila propaganda penyatuan agama bersumber dari seorang muslim, maka hal itu jelas termasuk kemurtadan dari Islam, karena jelas-jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar aqidah. Propaganda tersebut meridhai kekufuran terhadap Allah, membatalkan kebenaran Al Qur`an, membatalkan fungsinya sebagai penghapus kitab-kitab suci sebelumnya, membatalkan fungsi Islam yang menghapus syariat-syariat dan agama-agama sebelumnya. Berdasarkan hal tersebut, maka pemikiran tersebut secara syar’i tertolak, haram hukumnya berdasarkan dalil-dalil syar’i dari Al Qur`an, As Sunnah dan Ijma’.
Kesembilan : Berdasarkan uraian di atas maka :
1). Seorang muslim yang mengimani Allah sebagai Rabb-nya, Islam sebagai agamanya, Muhammad sebagai nabi dan rasulNya, (maka ia) tidak boleh mengajak orang kepada pemikiran keji tersebut. Tidak boleh pula mendorong orang lain kepadanya dan menggulirkannya di tengah-tengah kaum muslimin; apalagi menyambutnya, mengikuti seminar-seminar dan pertemuan-pertemuan, atau menggabungkan diri dalam perkumpulan-perkumpulannya.
2). Tidak dibenarkan bagi setiap muslim mencetak Taurat dan Injil, apalagi mencetaknya bersama dengan Al Qur`an dalam satu jilid. Barangsiapa yang melakukannya, maka ia telah jauh tersesat. Karena hal itu berarti mencampuradukkan kebenaran (Al Qur`an) dengan kitab yang telah diselewengkan atau dihapus (Taurat dan Injil).
3). Setiap muslim tidak dibenarkan menyambut ajakan membangun masjid, gereja dan ma’bad (tempat peribadatan Yahudi) dalam satu komplek. Karena hal itu berarti pengakuan bagi agama selain Islam, menghambat tegaknya Dinul Islam atas agama-agama lainnya, dan secara tidak langsung merupakan statement, bahwa agama yang sah itu ada tiga dan (merupakan) pernyataan bahwa penduduk bumi ini boleh memilih salah satu di antaranya, bahwa ketiga agama itu sama dan Islam tidak menghapus agama-agama sebelumnya. Tentu saja, pengakuan, keyakinan dan kerelaan kepada hal semacam itu termasuk kekufuran dan kesesatan, serta sangat bertentangan dengan nash-nash Al Qur`an yang sangat jelas, As Sunnah yang shahih dan Ijma’ kaum muslimin. Secara tidak langsung, hal itu juga merupakan pengakuan, bahwa penyelewengan yang dilakukan orang-orang Yahudi dan Nasrani itu berasal dari Allah. Maha Tinggi Allah dari hal itu. Sebagaimana juga tidak dibenarkan menyebut gereja sebagai rumah Allah, atau mengatakan bahwa ibadah kaum Nasrani kepada Allah di gereja-gereja tersebut diterima di sisi Allah; sebab ibadah mereka itu tidak berdasarkan ajaran Islam, sedangkan Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”. [Ali Imran : 85].
Justru gereja-gereja itu adalah rumah kekufuran. Kita berlindung kepada Allah dari kekufuran dan orang-orang kafir. Dalam Majmu’ Fatawa (22/162), Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah t berkata,”Gereja-gereja dan bi’ah (biara-biara) itu bukanlah rumah Allah. Rumah Allah itu hanyalah masjid. Namun gereja dan biara itu adalah rumah kekufuran, meskipun nama Allah disebut di dalamnya. Rumah itu tergantung kepada pemiliknya, dan pemiliknya adalah orang-orang kafir, maka gereja-gereja itu adalah rumah peribadatan orang-orang kafir”.
Kesepuluh : Satu hal yang mesti diketahui, bahwa mendakwahi orang-orang kafir, khususnya ahli kitab meruapakan kewajiban kaum muslimin, berdasarkan nash-nash yang jelas dari Al Qur`an dan As Sunnah. Hendaknya dakwah tersebut dilakukan lewat penjelasan dan dialog dengan cara yang terbaik, serta tidak menanggalkan prinsip-prinsip Islam. Hal itu dilakukan agar mereka menerima Islam dan bersedia memeluknya, atau untuk menegakkan hujjah atas mereka. Sehingga orang yang binasa, maka ia binasa di atas keterangan yang nyata; dan barang siapa yang hidup, maka ia hidup di atas keterangan yang nyata pula.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
قُلْ يَاأَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ
“Katakanlah: “Hai ahli kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak pula kita persekutukan Dia dengan sesuatupun, dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai ilah (sesembahan) selain Allah”. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. [Ali Imran : 64]
Adapun dialog, perdebatan ataupun pertemuan dengan mereka hanya untuk mentolelir keinginan mereka, melempangkan misi mereka, mengurai simpul Islam dan mencabut akar keimanan, maka yang demikian itu adalah batil, tidak dikehendaki Allah, RasulNya dan kaum mukminin. Dan Allah sajalah tempat memohon pertolonganNya terhadap apa yang mereka bicarakan. Allahi Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكَ
“Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu”. [Al Maidah : 49].
Dengan demikian, Lajnah menegaskan dan menjelaskan kepada kaum muslimin, Lajnah berpesan kepada kaum muslimin umumnya dan kepada ahli ilmu khususnya, agar selalu bertakwa kepada Allah dan tetap muraqabatullah (mendekatkan diri kepada Allah). Hendaknya mereka selalu melindungi Islam dan menjaga aqidah kaum muslimin dari kesesatan dan dari para penyerunya, melindungai kaum muslimin dari kekufuran dan orang-orang kafir. Dan hendaknya memperingatkan mereka dari bahaya propaganda sesat penyatuan agama yang kufur ini, agar mereka tidak terjerat ke dalam jaring-jaringnya. Kita memohon perlindungan kepada Allah agar seorang muslim tidak menjadi sebab masuknya kesesatan ini ke negeri kaum muslimin dan tidak menyebarkannya ke tengah-tengah mereka.
Hanya kepada Allah kita memohon, dengan asma-asmaNya yang husna (baik) dan sifat-sifatNya yang ‘Ula (luhur), agar melindungi kita dari fitnah yang menyesatkan, dan agar menjadikan kita sebagai juru penunjuk kepada hidayah dan sebagai pelindung Dinul Islam di atas cahaya hidayah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, hingga kita bertemu denganNya dalam keadaan ridha kepada kita.
Shalawat dan salam semoga tercurah atas nabi kita, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan segenap sahabat Beliau.
Wabillahi taufiq.
[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 05/Tahun IX/1426H/2005M, Rubrik Mabhats, Alamat Redaksi : Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo - Solo 57183, Telp. 0271-5891016]
________
Footnote
[1]. Diterjemahkan oleh Abu Hamzah Agus Hasan Bashori Al Sanuwi, dari Lajnah Daimah Lil Buhuts Ilmiah Wal Ifta’, Fatwa No : 19402 tertanggal 25/1/1418 H, yang beranggotakan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (Ketua) Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Muhammad Ali Syaikh (Anggota), Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid (Anggota) Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan (Anggota)
Sumber : http://almanhaj.or.id/content/2390/slash/0          

Tuesday, April 19, 2011

Muslim Inggris Anti Tentara Salib Akan Mendemo Pernikahan Pangeran William



Ihsan Magazine - Polisi London mengatakan Selasa kemarin (19/4) bahwa mereka telah melarang kelompok Muslim yang dicap radikal mengadakan aksi protes di luar gereja dimana Pangeran William akan menikah dengan Kate Middleton minggu depan.
Bagaimanapun, pembicaraan sedang berlangsung terkait tentang izin Muslims Against Crusades (MAC), yang beberapa anggotanya termasuk yang paling terkenal 'keras' dikalangan Muslim Inggris, untuk melakukanaksi demonstrasi di ibukota.
Sedangkan Liga Pertahanan Inggris (EDL), sebuah kelompok anti-Islam sayap kanan, yang aksi protesnya selalu berujung dengan aksi kekerasan, juga akan menggelar aksi demonstrasi sebagai tandingan aksi MAC.
"Sejauh ini kita telah memiliki dua permintaan dari kelompok yang ingin melakukan aksi protes dan saat ini kami sedang berdialog dengan mereka untuk memutuskan apakah akan diizinkan aksi mereka tersebut," kata Asisten Komisaris London Lynne Owens kepada Sky News.
"Ini adalah perayaan pernikahan dan kami ingin hari itu hanya akan difokuskan pada perayaan pernikahan tersebut."
MAC mengatakan pada situs internetnya bahwa aksi demo mereka tujuannya adalah untuk mengganggu acara pernikahan yang akan berlangsung pada 29 April mendatang.
"Kami menemukan bahwa salah satu pendukung terbesar imperialisme Inggris, adalah pangeran William, dia ingin menikmati upacara pernikahan dengan mewah, ironisnya dengan mengorbankan pembayar pajak," kata isi situs MAC.
"Kami berjanji bahwa seharusnya rakyat Inggris menolak acara itu."
Bulan lalu, Emdadur Choudhury, 26 tahun, seorang anggota MAC, didenda £ 50 ($ 81,53) atas tindakannya membakar poppy pada Hari Gencatan Senjata dan berteriak "tentara Inggris akan terbakar di neraka" .
Sedangkan EDL pada halaman situs Facebook mereka telah memperingatkan pengunjuk rasa dari MAC, bahw EDL akan juga berada di sana menunggu aksi MAC.

Monday, April 18, 2011

Bilal Philips, Mantan "Dewa Gitar" yang Membuat Ribuan Tentara AS Masuk Islam


Ihsan Magazine - Nama Bilal Philips sedang menjadi pembicaraan di kalangan parlemen dan politisi Denmark, terkait rencana kedatangan cendekiawan muslim itu ke Denmark untuk menjadi pembicara dalam konferensi yang digelar organisasi pemuda komunitas muslim di Denmark.
Sejumlah anggota parlemen dan politisi di negeri itu merasa resah dengan rencana kedatangan Philips karena menganggap Philips adalah seorang tokoh muslim garis keras. Negara Inggris dan Australia, memang melarang Philips masuk ke kedua negeri itu, karena ceramah-ceramah keagamaan Philips yang dinilai menghasut orang untuk melakukan kekerasan.
Philips dalam salah satu rekaman video ceramahnya juga pernah mengatakan bahwa penyakit AIDS adalah hukuman tuhan untuk para homoseksual dan ia mengusulkan hukuman mati bagi kaum homoseksual. Di rekaman video lainnya, Philips membela aksi bunuh diri, dan menyebut serangan bunuh diri sebagai senjata perang yang sah.
Siapa sebenarnya Bilal Philips yang bergelar doktor itu dan apa latar belakangnya sehingga ia dicap sebagai cendikiawan muslim garis keras oleh negara-negara Barat?
Mantan "Dewa" Gitar
Perjalanan hidup Philips atau lengkapnya Doktor Abu Ameenah Bilal Philips hingga menjadi seorang cendekiawan muslim yang cukup disegani saat ini, ternyata sangat menarik. Pria kelahiran Jamaika dan besar di Kanada itu, adalah seorang mualaf dan sebelum menjadi seorang muslim, ia berprofesi sebagai musisi atau tepatnya seorang gitaris profesional.
"Ketika saya kuliah di Universitas Simon Frasier di Vancouver, Kanada, saya memainkan gitar dalam pertunjukan musik di klub-klub malam. Ketika saya tinggal di Malaysia, saya tampil di panggung-panggung dan dikenal sebagai Jimmy Hendrix-nya Sabah di Malaysia Timur," tutur Philips pada Gulf Today.
"Tapi, begitu saya menjadi seorang muslim, saya merasa tidak nyaman melakukan itu semua, dan saya memutuskan berhenti main musik secara pribadi maupun secara profesional," lanjutnya.
Philips memutuskan masuk Islam pada tahun 1972. Proses masuk Islamnya pun terbilang cukup singkat, hanya enam bulan saja setelah membaca buku-buku Islam dan berdiskusi tentang Islam.
Setahun setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, Philips mendaftarkan diri ke jurusan studi Islam di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.
"Saya ingin belajar Islam dari sumber-sumber klasiknya, dan bukan mengambil dari praktik-praktik budayanya," kata Philips.
Ia lalu melanjutkan pendidikan ke Universitas Riyadh. Sambil menyelesaikan kuliah untuk meraih gelar MA-nya, Philips menjadi menyiapkan dan menjadi pembawa acara "Why Islam" di stasiun televisi Saudi, Channel Two. Acara itu berupa program wawancara dengan para mualaf dari berbagai latar belakang, untuk mengetahui alasan mereka memilih masuk Islam.
Ia juga melakukan riset dan menuangkannya dalam buku-bukunya antara lain berjudul "Polygamy in dalam Islam" dan "Fundamentals of Islamic Monotheism".
Mengislamkan Tentara AS
Setelah berhasil meraih gelar MA-nya, Philips bekerja di departemen agama markas besar Angkatan Udara Arab Saudi di Riyadh. Saat itu sedang pecah "Perang Teluk" dan tugasnya adalah mengajar tentang agama Islam pada pasukan AS di basis-basis militer mereka di Bahrain dan di provinsi bagian timur Arab Saudi.
"Karena gambaran tentang Islam begitu terdistorsi di AS, saya dan lima orang Amerika lainnya, setelah Perang Teluk, selama lima setengah bulan terlibat dalam proyek untuk menghilangkan keraguan terhadap agama Islam pada sekitar setengah juta pasukan AS yang ada di kawasan Teluk. Hasilnya, lebih dari 3.000 tentara AS yang akhirnya masuk Islam," ungkap Philips.
Ia kemudian pergi ke AS untuk membantu memberikan bimbingan rohani bagi para tentara yang baru masuk Islam. Dengan bantuan organisasi "Muslim Members of the Miltary (MMM)", Philips menggelar berbagai konferensi dan kegiatan yang berhasil mendesak militer AS untuk membangun fasilitas-fasilitas mushola di seluruh basis-basis militernya. Pemerintah AS juga berkewajiban untuk meminta komunitas Muslim mengajukan kandidat ulama yang akan menjadi pembimbin rohani bagi tentara yang muslim di kemiliteran AS.
"Beberapa tentara Perang Teluk yang masuk Islam, pergi ke Bosnia untuk memberikan pelatihan pada rakyat Bosnia dan ikut berjuang bersama mereka melawan kekejaman tentara Serbia," ujar Philips.
Membentuk Pusat Informasi Islam
Setelah tinggal di AS, Philips pindah ke Philipina dan memberikan kuliah di berbagai tempat di Mindanao. Ia menekankan pentingnya sistem pendidikan yang Islami bagi umat Islam dalam setiap ceramah dan kuliahnya, sehingga mendorong didirikannya Universitas berbasis Islam di Cotobato City. Di universitas ini, ia membuka jurusan studi Islam sampai level untuk mendapatkan gelar MA dan menyiapkan tenaga guru-yang berorientasi pada Islam.
Tahun 1994, Philips imigrasi ke Uni Emirat Arab atas undangan Syaikh Salim Al-Qasimi dan bergabung dengan lembaga amal Dar Al Ber di Dubai. Philips juga membentuk Pusat Informasi Islam yang sekarang dikenal dengan nama "Discover Islam" di Karama. Pusat informasi dibuat untuk meluruskan pandangan-pandangan yang salah tentang Islam. Ia dibantu oleh para mualaf dari dari berbagai negara seperti Uthma Barry asal Irlandia, Ahmed Abalos asal Philipina dan Abdul Latif dari Kerala, dalam mengelola pusat informasi itu.
"Dalam kurun waktu lima tahun setelah dibentuknya Pusat Informasi Islam, sekitar 1.500 orang dari Amerika, Australia, Inggris, Rusia, Cina, Jerman, Philipina, Sri Lanka, India dan Pakistan, masuk Islam di Pusat Informasi ini," kata Philips.
"Alasan mereka masuk Islam karena frustasi dan rasa tidak puas, selain kebutuhan akan landasan rasional dan spiritual yang kuat. Beberapa di antara mereka masuk Islam, karena menikah dengan muslim dan yang lainnya memilih masuk Islam karena terdorong rasa ingin tahu mereka tentang Islam dan muslim," jelas Philips.
Setelah sukses mendirikan Pusat Informasi Islam, ia membentuk sebuah departemen percetakan Dar Al Falah untuk menerbitkan literatur-literatur Islam dalam berbagai bahasa untuk memberikan edukasi tentang ajaran Islam bagi masyarakat non-bahasa Arab.
Dari seluruh kegiatan dakwahnya menegakkan agama Allah, saat-saat yang paling membahagiakan dalam hidup Philips adalah ketika kedua orangtuanya, dalam usia 70-an tahun akhirnya juga menerima Islam sebagai agama mereka. Kedua orangtua Philips yang sudah terbiasa hidup di lingkungan masyarakat Muslim di berbagai negara, antara lain Nigeria, Yaman dan Malaysia memilih masuk Islam setelah mereka menyaksikan bagaimana rusaknya kehidupan masyarakat di Amerika.
Sampai sekarang, Bilal Philips masih aktif dalam dunia pendidikan. Ia mengajar sejarah Islam dan studi Hadis Rasulullah Saw.

Beda Islam & Kristen: Perang, Penjarahan, Perbudakan & Pembunuhan


Jawaban untuk Pendeta Antonius Richmon Bawengan (7)
Tanpa menyebutkan fakta dan dasar apapun, Pendeta Antonius Richmon Bawengan mengumpat Islam sebagai agama sadis yang menghalalkan peperangan, pembunuhan, penjarahan dan perbudakan. Mari kita buktikan, ajaran Islam ataukah Kristen yang mengajarkan perangai sadistis itu.
Peperangan dalam Al-Qur'an dan Bibel
Al-Qur`an memang membolehkan peperangan sebagai alat pertahanan diri bila diserang oleh musuh:
“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” (Qs. Al-Baqarah 190).
 “Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu” (Qs. Al-Hajj 39).
Meski membolehkan perang bila terlebih dahulu diperangi musuh, namun Islam tetap mengedepankan nilai kemanusiaan, sehingga tidak boleh kelewat batas dalam perang. Beberapa batasan perang yang tidak boleh dilanggar menurut hadits Nabi antara lain: dilarang membunuh wanita dan anak-anak, tidak boleh membakar, merusak pepohonan, menyiksa dan memotong-motong anggota tubuh, dll.
Masalah perang bukan hal yang tabu dalam Bibel, sehingga dalam Perjanjian Lama tertuang ayat khusus dengan perikop “Hukum Perang” dalam Ulangan 20:1-20, yang mengatur tentang tawaran damai, penyerangan, pengepungan, pembasmian musuh hingga harta jarahan perang.
....Aturan perang dalam Bibel pun berbeda dengan aturan Islam.  Dalam Perjanjian Lama, Bibel memerintahkan agar seluruh laki-laki dan perempuan harus ditumpas habis....
Aturan perang dalam Bibel pun berbeda dengan aturan Islam.  Dalam Perjanjian Lama, Bibel memerintahkan agar seluruh laki-laki dan perempuan harus ditumpas habis, kecuali wanita perawan. Wanita yang belum pernah bersetubuh ini boleh diambil bagi mereka.
“Maka sekarang bunuhlah semua laki-laki di antara anak-anak mereka, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh. Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu biarkan hidup bagimu” (Bilangan 31: 17-18).
Islam menghapus perbudakan, Paulus dan Yesus abstain
Salah satu misi Islam adalah menghapus perbudakan secara bertahap, karena perbudakan sudah mengakar jauh sebelum Islam diturunkan. Cara Islam menghapus perdudakan, antara lain:
Pertama, mewajibkan pembebasan budak sebagai sanksi bagi tindak pidana pembunuhan. "Dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu)..." (Qs. An-Nisa 92).
Kedua, menjadikan pembebasan budak sebagai sanksi zhihar terhadap istri: "Orang-orang yang menzhihar isteri mereka, kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami isteri itu bercampur..." (Qs Al-Mujadilah 3).
Ketiga, menjadikan pembebasan budak sebagai Kafarat (denda) pelanggaran sumpah. "...Maka kafarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak…" (Qs Al-Ma'idah 89).
Keempat, Membebaskan (memerdekakan) budak dengan (Qs At-Taubah 60).
Kelima, dalam banyak kesempatan Rasulullah SAW memerintahkan untuk membebaskan budak. Dalam hadits riwayat Bukhari disebutkan bahwa Rasulullah memerintahkan untuk membebaskan budak selama gerhana matahari dan gerhana bulan.
Dalam hadits lainnya, Rasulullah SAW bersabda: "Siapapun orang muslim yang memerdekakan seorang budak muslim, niscaya Allah akan menyelamatkan setiap anggota tubuhnya dari api neraka dengan setiap anggota tubuh budak tersebut" (Muttafaq Alaihi dari Abu Hurairah RA).
"Setiap orang muslim yang memerdekakan dua orang budak muslimah, maka keduanya akan menjadi penyelamatnya dari api neraka." (HR Tirmidzi dari Abu Umamah RA).
Semua fakta ini menunjukkan bahwa Islam memiliki misi menghapus perbudakan. Selain itu, Islam tidak membedakan status sosial orang merdeka dan budak dalam hal perkawinan. Sebagai sesama keturunan Adam, baik budak maupun orang merdeka sama-sama memiliki hak untuk dinikahi (Qs An-Nisa 25). Dalam hal ini faktor keimanan jauh lebih prioritas ketimbang status sosial. Terbukti, Allah sangat memuliakan budak yang beriman, jauh melebihi orang merdeka yang tak punya iman. Al-Qur'an surat Al-Baqarah 221 menegaskan bahwa budak mukmin/mukminah lebih baik dan halal dinikahi daripada orang musyrik yang merdeka dan lebih menarik hati.
....Islam memiliki misi menghapus perbudakan, sementara dalam Bibel, Yesus maupun Paulus sama sekali tidak mengemukakan solusi untuk menghapus perbudakan.....
Dalam surat An-Nisa' 36 Allah memerintahkan untuk berbuat baik kepada budak (hamba sahaya), satu paket dengan berbuat baik kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga, teman sejawat, dan ibnu sabil.
Semua fakta ini menunjukkan bahwa Islam memiliki misi menghapus perbudakan. Sementara dalam Bibel, Yesus maupun Paulus yang sering diklaim sangat menekankan ajaran kasih, sama sekali tidak mengemukakan solusi untuk menghapus perbudakan. Paulus dalam suratnya hanya menekankan agar para budak takut, gentar patuh dan taat tuannya.
"Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus" (Efesus 6:5).
"Orang-orang Kristen yang menjadi hamba, harus menganggap bahwa tuan mereka patut dihormati, supaya orang tidak dapat memburukkan nama Allah atau pengajaran kita. Hamba-hamba yang tuannya orang Kristen, tidak boleh meremehkan tuannya karena mereka sama-sama orang Kristen. Malah mereka seharusnya melayani tuan mereka itu dengan lebih baik lagi, sebab tuan yang dilayani dengan baik itu adalah sama-sama orang percaya yang dikasihi. Semuanya ini haruslah engkau ajarkan dan nasihatka" (1 Timotius 6:1-2, BIS).
Islam Melarang Penjarahan, Bibel Menganjurkan Penjarahan
Tudingan Richmon bahwa Islam membolehkan penjarahan, adalah fitnah dan bualan di siang bolong. Karena tak satu ayat pun dalam Al-Qur'an maupun Hadits Nabi yang menghalalkan penjarahan. Justru Allah SWT melarang hamba-hamba-Nya untuk memakan harta sesama manusia dengan cara yang batil:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil..." (Qs An-Nisa 29).
Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya menjelaskan bahwa cara-cara batil yang dilarang itu meliputi segala jenis penghasilan yang tidak syar’i, seperti berbagai jenis transaksi riba, judi, mencuri, penipuan dan kezaliman.
....Tak ada ajaran penjarahan dalam Islam, justru Bibel yang mengajarkan penjarahan dalam perang....
Tak ada ajaran penjarahan dalam Islam, justru Bibellah yang mengajarkan penjarahan dalam perang:
“Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kau rampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, boleh kaupergunakan.... Demikianlah harus kaulakukan terhadap segala kota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk kota-kota bangsa-bangsa di sini. Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kaubiarkan hidup apapun yang bernafas" (Ulangan 20:14-16).
Pembunuhan sadis dalam Bibel
Omong kosong dan bohong besar tudingan Richmon bahwa Islam menghalalkan pembunuhan. Justru Islam sangat menghormati nyawa manusia, bahkan nilai nyawa satu orang sama dengan nyawa semua manusia di muka bumi (Qs. Al-Ma'idah 32), sehingga pembunuhan tanpa alasan yang dibenarkan adalah dosa besar yang diancam dengan neraka Jahanam (An-Nisa 93). Untuk mencegah tindak pidana pembunuhan, Allah mensyariatkan qishas (Qs Al-Ma'idah 45).
....Tuhan dalam Bibel pernah memerintahkan pembunuhan secara sadis tanpa belas kasihan untuk membalas dendam....
Ayat-ayat lebih dari cukup untuk menangkis tudingan Richmon bahwa Islam adalah agama yang menghalalkan pembunuhan. Tudingan Richmon itu salah alamat, seharusnya diarahkan kepada Bibel. Karena Tuhan dalam Bibel pernah memerintahkan pembunuhan secara sadis tanpa belas kasihan untuk membalas dendam:
“Beginilah firman Tuhan semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepada­nya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai” (1 Samuel 15:2-3).
Jika Pendeta Richmon gampang menuduh tuhan sebagai penipu, beranikah ia menuding Tuhan dalam Bibel sebagai Tuhan yang penipu karena memerintahkan pembunuhan secara sadis, padahal di ayat lain (Keluaran 20:13, Ulangan 5:17, Imamat 24:17) Tuhan melarang pembunuhan?
Dengan fakta-fakta tersebut, jelaslah bahwa tuduhan Pendeta Richmon sama sekali mengada-ada. Entah roh jahat mana yang sedang berkarya dan bekerja dalam dirinya? [ahmad hizbullah mag/suaraislam]

Tuesday, April 12, 2011

Grand Design Memojokkan Islam di Negeri Demokrasi bernama Indonesia


Ihsan Magazine - Ironis, Umat Islam yang merindukan kesahihan ala Al Qur'an dan As Sunnah Nabi Muhammad Shalallahu Alayhi Wa Salam nampaknya babak belur disudutkan dan terjadi "character assasination" yang sengaja di desain dan dibuatkan stereotype buruk apabila hidup di negeri demokrasi ini, meski mayoritas umatnya beragama Islam.
Anda masih ingat kasus "kolor ijo"? label ini begitu menakutkan para wanita karena isu pemerkosaan tanpa menjarah harta, ijo sendiri dekat dengan konotasi warna Islam. Kasus ini pun hilang terhembus waktu. Namun secara komunikasi, kesan yang muncul adalah jangan pilih Partai Hijau alias partai islam.
Nah kalo dulu masih menggunakan simbol dan tanda-tanda warna, namun saat ini semakin brutal saja stereotype buruk kepada Islam. Lihat saja di Indonesia, bagaimana stigma buruk disematkan oleh media-media liberal kepada umat Islam yang menginginkan kesalihan hidup, keberpihakan mereka kepada jargon "demokratisasi" sesungguhnya telah menohok umat Islam untuk menanggalkan pakaian taqwa.
Mari simak bersama, apa saja konspirasi dan dagelan yang dimainkan di negeri kita.
Januari - Februari, Lintas Agama Bongkar Kebohongan SBY
Lihat saja, sejak Januari hinga April 2011 ini, isu-isu baru mendeskreditkan umat dan citra Islam selalu ada saja yang "dirilis" oleh kaum liberalis yang sejak jaman penjajahan Belanda sudah ditunggangi oleh Fremasonry Yahudi. Alih-alih ingin membongkar kebohongan Pemerintahan Presiden SBY-Budiono, malah Aktivis Lintas Agama yang di "bunuh karakternya", tidak tanggung-tanggung, langsung tertuju kepada Din Syamsudin yang cenderung islam moderat. Bukan aktivis lain yang cenderung nasionalis atau kristen sekalian. Memang betapa lihainya mereka membuat pengalihan isu untuk menggelembungnya penolakan kepada SBY.
Februari - Maret : Kambing Hitam Umat Islam di Cikeusik dan Temanggung
Belum selesai masalah ini, timbul isu baru lainnya yang lagi-lagi memanaskan politik nasional, mulai dari kasus Ahmadiyah di Cikeusik dan penodaan Islam oleh pendeta di Temanggung yang menyudutkan FPI. Belum jua kasus dan terungkapnya aktor intelektual yang menurut penelusuran tim wartawan dan kontributor bermula pada adanya rapat disebuah rumah oknum jenderal ini. Bahkan Amerika Serikat mati-matian intervensi Indonesia agar tidak melarang Ahmadiyah.
Di Haifah Israel, jemaat Ahmadiyah hidup aman. Tidak mungkin Amerika Serikat dan Israel lindungi Ahmadiyah kalau Ahmadiyah itu tidak menyimpang dari ajaran Islam.
Maret : Densus Latihan Anti Terorisme Teriakkan "Jihad"
Ada lagi yang benar-benar melukai umat Islam, semua atribut Islam benar-benar babak belur dipermainkan Densus 88 Jatim, dalam simulasi penanganan bom di kereta komuter Stasiun Wonokromo, Kamis (24/3), menggunakan simbol ISLAM!!! Dalam latihan antiteroris, Densus 88 benar-benar tak beradab dan tidak menghargai perasaan umat Islam sebagai pemilik suara mayoritas di negeri terbesar ke empat didunia, dan negeri muslim terbesar di dunia. Kecaman datang akibat ulah Densus 88 Polda Jatim yang menggelar simulasi penanganan bom di kereta komuter dari Stasiun Wonokromo ke Stasiun Gubeng hari Kamis (24/3) kemarin. Apa pasal? apalagi kalau bukan pengunaan label pada kotak bom bertuliskan "Jihad Fisabilillah Demi Kebenaran" dan juga menggunakan teriakan takbir dari orang yang digambarkan sebagai teroris yang digunakan Densus 88 Anti Teror dalam simulasi penanganan teroris ini dituding telah melecehkan umat Islam.
kotak bom bertuliskan "Jihad Fisabilillah Demi Kebenaran" dan  beradegan takbir dari orang yang digambarkan sebagai teroris yang digunakan Densus 88 Anti Teror adalah penghinaan yang sangat jelas
Maret : Cerita Berseri ala Bom Buku dan Situs PSSI di hack The Soldier of Allah. 
Belum usai isu Dewan Revolusi yang akhirnya menguap ditelan waktu, timbul lagi isu baru yaitu teror "Bom Buku" yang lagi-lagi mengatasnamakan Jihad Islam. "Si pembuat bom bukan menarget orang-orang yang dikirimi (paket bom buku) itu. Akan tetapi, tujuannya adalah agar pemuda Pancasila, Liberal, Polisi dan tokoh politik misalnya, kemudian marah. Lalu membenci tokoh-tokoh Islam," kata Munarman. Bom buku juga langsung "menunjuk hidung" Ustadz Jihad Abu Bakar Ba'syir dan Abdullah Sunata. Persidangan belum usai, vonis belum dipalu namun media masa menohok kedua tokoh jihad beda generasi ini. Aneh bukan?
Belum kasus ini kelar, timbul situs PSSI di Hack oleh aktivis Jihad Islam? Tak mempan menyerang Tokoh Lintas Agama yang menyudutkan Din Syamsudin, lalu menuduh ormas Islam cenderung anarkis dan menguapnya dalang Ahmadiyah di kasus Cikeusik dan Pendeta Anarkis di Temanggung, kini hacker bernama "The Soldier of Allah" menyerang situs PSSI dengan menuliskan kalimat-kalimat khas aktivis islam. Kalo ini umat Islam yang melakukannya, ada sedikit kejanggalan yaitu dengan penggunaan back-sound  rapper yang berceloteh tentang demokrasi dan terorisme.
Lirik Rap dimulai dengan menyebut sahabat Nabi Ali bin Abi Thalib dan istri Rasulullah Aisyah. si Rapper memulai celotehnya dengan "Sarungkanlah Pedang Ali dan Siti Aisyah ke tempat yang pantas..."
Situs tersebut kini tidak menampilkan halaman seperti biasanya, melainkan gambar yang berisikan pesan khusus. Pada halaman utama situs tersebut hanya menampilkan pesan bertuliskan Khilafah and Syariah The Solution dengan latar belakang bewarna hitam, situs tersebut juga disusupi lirik Rap yang menyerukan sindiran terhadap penguasa yang tidak becus mengatur rakyatnya.
Maret-April : Ribut Internal PKS dan Politikus Video Porno
Yusuf mengingatkan kepada para elit PKS agar tidak sewenang-wenang terhadap dirinya, karena ia mengancam akan membongkar semua tabir kepalsuan dan sejumlah kasus di tubuh PKS. “Saya ini diakui oleh Ustadz Abu Ridho sebagai perutnya PKS yang menyimpan banyak rahasia PKS. Jadi jangan coba-coba macam-macam. Nanti saya muntahkan semua peluru yang saya simpan ini,” ancamnya. Semoga kasus ini mencelikkan semua mata, agar istiqamah menjaga syariat Islam, termasuk syariat poligami. Karena di tangan orang yang tidak bertanggungjawab, syariat poligami tercederai,  nampak tercela, kotor dan keji di mata masyarakat awam.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang mengawini dua perempuan, sedangkan ia tidak bisa berbuat adil kepada keduanya, pada hari akhirat nanti separuh tubuhnya akan lepas dan terputus” (Jâmi’ al-Ushûl, juz XII, 168, hadits nomor 9049). baca juga : Astagfirullah! Poligami 3 Elit PKS Bermasalah, Fasakh dan Langgar Syari'ah?
Umat sudah kesal dengan ribut-ribut internal, eh timbul politkus PKS, Arifinto nonton film porno saat sidang Paripurna MPR/DPR. Label PKS porno akhirnya diributkan seluruh media massa.

Politisi PKS, Arifinto kepergok menonton video porno saat Sidang Paripurna sedang berlangsung. Anggota Komisi V DPR tersebut sedang membuka-buka folder dari tablet. Tak lama kemudian, muncullah video porno tersebut. karena mendapat kiriman email dari seseorang. Tapi dari kacamata fotografer yang menjepret Arifinto, terlihat video tersebut dibuka dari kumpulan dokumen atau folder di dalam tablet. Demikian ungkap M Irfan, fotografer Media Indonesia.
April : Episode Film "?"

Semenjak diluncurkan ke publik, film "?" langsung menyengat umat Islam sebagai kambing hitam, kalangan muda yang masih awam dibidik untuk membenci Islam, mereka disusupi label buruk dalam film "?" ini, kesan sok toleransi ala Hanung, seperti jalan yang menghantarkan umat ini pada sebuah pendangkalan aqidah dan jembatan menuju Neraka. Aroma pluralisme dalam film ”?” terasa begitu menyengat. Stereotype umat Islam yang buruk, dilukiskan Hanung dengan cara pandang yang lebay, tendensius, dan fatal. Setelah Film “Perempuan Berkalung Surban” menuai kontroversi, Sutradara Hanung Bramantyo kembali menggarap film terbarunya yang hanya diberi tanda “?” (tanda tanya). Difilm ke-14 nya tersebut, Hanung menggaet beberapa bintang film muda, seperti Reza Rahardian, Revalina S Temat, Agus Kuncoro, Endhita, Rio Dewanto, Hengky Sulaeman, David Chalik, dan Glenn Fredly. Film ”?” merupakan hasil produksi kerjasama antara Mahaka Picture dan Dapur Film ini, dimana Erick Thohir yang juga pemilik REPUBLIKA sebagai Produser Eksekutifnya, Titien Wattimena (penulis naskah), Tya Subiakto (penata musik),  dan Yadi Sugandi (penata fotografi). Untuk lokasi syuting dipilih di kota Semarang, Jawa Tengah.
Di awal-awal film itu, penonton sudah disengat dengan hal yang sensitif, seperti  adegan penusukan terhadap seorang pendeta bernama Albertus. Tidak jelas apa motif penusukan yang dilakukan oleh seseorang yang berpenampilan preman tersebut. Meski tidak menunjuk hidung secara langsung, namun ada kesan Hanung hendak menggiring sterotype buruk, seolah yang suka melakukan tindakan anakis datang dari kelompok agama tertentu.
Adegan selanjutnya, tanpa alasan yang jelas pula, sekelompok pemuda Islam bersarung dan berpeci tiba-tiba mencerca seorang keturunan Cina dengan panggilan ”Cino” (menyebut Cina dengan logat Jawa). Dalam film ini, Hanung banyak menggunakan simbolik-simbolik sensasi murahan yang didramatisir, yang berpangkal dari sebuah kemarahan terpendam. Bila Hanung mempersilahkan penonton memberi judul film “?” ini, maka pantas, jika film ini diberi judul “Sang Murtadin”. Anda Setuju???
April : Episode Hipnotis Untuk Jihad??
Janggalnya kasus Hipnotis ibu Muda pegawai honorer Departemen Perhubungan untuk membantu Islam dengan cara Jihad nampaknya tidak ada relevansinya dan sangat jauh dari pergerakan umat Islam yang memang rindu Jihad dalam aktivitas dakwahnya. Cara-cara ini sangat lebay dan gak nyambung. Kami mengamati dan mengikuti pergerakan jihad islam di Indonesia dan mereka ga butuh hipnotis dan dukungan apalagi menculik Ibu-ibu hinga meninggalkan keluarganya. Bahkan lebih aneh, Selama berada di Masjid At-Ta'awwun, Puncak, Bogor, Lian Febriani (26) selalu menyebut-nyebut nama Aisyah yang tak lain nama istri Rasulullah SAW. Wanita misterius tersebut dikatakan Lian sebagai ibu yang pernah memandikannya. Berdasarkan cerita Lian kepada warga sekitar, sosok Aisyah digambarkan sebagai wanita  bercadar yang berbadan pendek. Ibu beranak satu itu juga pernah bercerita suatu hari dimandikan di tempat tertentu.

"Dia sering nanya, Ibu Aisyah katanya mau ke sini. Mana?" ucap Iwan menirukan Lian.

Lian Febriani adalah PNS di Bagian Tata Usaha, Direktorat Bandar Udara, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang hilang sejak Kamis (7/4) lalu. Sebelum hilang, Lian dan teman sekantornya sempat makan siang di kantin Kementerian Informasi dan Komunikasi.

Usai makan siang, Lian mengatakan kepada temannya ia akan menemui seseorang di Jl Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun hingga jam pulang kantor Lian tidak pernah kembali ke kantornya. Sejak menghilang, Lian juga tidak pernah menghubungi keluarga maupun rekan sekantornya. Saat ditemukan, ada yang aneh dari kondisi psikologis ibu satu anak tersebut. Dia tak mengenal lagi keluarganya. Termasuk dirinya sendiri. Dia juga mengenakan cadar dan mengaku bernama Maryam.
Bulan MEI ?
Lalu apa yang akan diluncurkan pada bulan Mei? Kita lihat dan mari bongkar setiap konspirasi yang hendak memojokkan islam hingga Pemilu 2014 ini, karena label buruk yang terus menerus ditimbulkan akan berdampak kepada kebencian dan resistensi dari umat Islam sendiri yang akhirnya rakyat yang awam tak ada pilihan lain akan memilih partai terbuka, nasionalis dan terpaksa memilih yang liberal yang sejatinya berafiliasi pada kepentingan asing seperti yahudi dan sekutunya.
Seorang Purnawirawan Jenderal TNI bersuara keras pada kepemimpinan SBY. Selama SBY dan Boediono berkuasa, sistem ekonomi yang dikembangkan Indonesia begitu liberal. Bahkan, lebih liberal dari Amerika Serikat tegas Ketua Badan Pengkajian Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD), Letjen (purn) Kiki Syahnakri.
Menurutnya, dibandingkan Indonesia, kedua negara di Asia timur seperti Cina dan Jepang lebih serius dalam melindungi agenda dan memperjuangkan kepentingan nasionalnya.Meski China & Jepang menerima dan mengikuti praktik liberalisasi, tetapi juga memproteksi dengan menerbitkan berbagai regulasi yang melindungi kepentingan dalam negerinya.
Letjen (purn) Kiki Syahnakri yang mantan wakil Kepala Staf Angkatan Darat menandaskan, pemerintah kini malah membuka pintu selebar-lebarnya kepada pihak asing untuk menguasai sumber-sumber kekayaan alam di negara ini.
UU 25/2007 tentang Penanaman Modal Asing (PMA) yang memberikan kesempatan kepada pihak asing untuk menguasa sumber daya alam nasional hingga 150 tahun dan menguasai saham hingga 95 persen.
Sinopsis Islam Indonesia?
Lengkap sudah, islam garis keras, kalangan moderat, remaja dan juga dari kalangan partai yang konon islami seperti PKS pun tak luput dari stigmatisasi terstruktural atas label buruk dan pembunuhan karakter Islam ini.
Islam kini tengah diuji dan kembali asing bagi pemeluknya, dan  dihalangi bukan oleh orang bule yahudi Belanda yang pura-pura menjadi islam seperti Snouck Hungronje (atau christian snouck hurgronje), melainkan oleh orang islam Indonesia sendiri, bahasanya sama, warna kulitnya sama, makannya sama, sukunya sama tapi ideologinya berhala dan dedikasi pada agama baru, yaitu agama demokrasi yang berhulu pada kepentingan Yahudi Israel, AS, Sekutunya dan kekuasaan yang tidak pro-rakyat Indonesia.
Bagaimanapun juga negeri islam di seluruh bumi ini adalah yang paling kaya sumber daya alamnya jika dibandingkan dengan negeri kafir apalagi yahudi yang numpang hidup di Palestina itu dan di banyak negara lainnya.
Dan isu-isu ini kerap muncul ketika pasar politik kian memanas seperti halnya seperti ini yang disinyalir menjelang Pemilu 2014. Saatnya Ulama dan Pemimpin yang pro-rakyat, bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa dan amanah yang layak memimpin negeri Islam terbesar di Bumi ini. Jangan mau ditipu oleh  pencitraan lagi. Tolak ulama dan penguasa yang sibuk bermain watak dan hanya ngurus citra semata, saatnya kita butuhkan karya nyata dan pemimpin yang berani berpihak kepada rakyat Indonesia.
Ayo bongkar stigma buruk, waspadalah terhadap label dan pencitraan negatif yang mereka sengaja ciptakan kepada Islam!! Anda perlu tau, ada Yahudi dibelakangnya. Mereka mencoba membuat makar kepada Allah dan Umat Islam, maka Allah akan membalasnya, seperti firman Allah "
٥٤. وَمَكَرُواْ وَمَكَرَ اللّهُ وَاللّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ
“Artinya : Mereka (orang-orang kafir itu) membuat makar, dan Allah membalas makar mereka. Dan Allah sebaik-baik pembuat makar.” [Ali Imran : 54]
١٥. إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْداً.  ١٦. وَأَكِيدُ كَيْداً
“Artinya : Sesungguhnya mereka (orang-orang kafir itu) merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Dan Aku pun merencanakan tipu daya pula, dengan sebenar-benarnya.” [Ath-Thariq : 15-16]

Sunday, April 10, 2011

Penyiksaan Terhadap Tahanan Muslim Oleh Militer Musyrik Thailand Tak Terungkap Publik

 



Ihsan Magazine - Dunia masih diramaikan oleh pemberitaan mengenai bocornya dokumen-dokumen rahasia yang memperlihatkan keburukan AS yang dirilis oleh situs Wikileaks milik Julian Assange.  Dalam dokumen tersebut terungkap bagaimana AS menyiksa tahanan Irak serta pembunuhan terhadap sipil Irak.  Publik internasional seperti terlupa dengan adanya penyiksaan lain di dunia ini.

Yaitu Thailand, penyiksaan terjadi di sana, bukan karena AS bercokol di Thailand dan memerangi "Pejuang Pembebasan" di sana.  Sejak tahun 2004, lebih dari 4.400 orang telah tewas di Thailand selatan dalam conflict berdarah antara pasukan musyrik Thailand dan "Pejuang Pembebasan" Melayu Muslim.  Majority penduduk Thailand merupakan penganut Budha, namun di provinces selatan seperti Pattani, Yala dan Narathiwat sebagian besar penduduknya beragama Islam dan berbahasa Melayu yang berada di bawah pemerintahan Bangkok selama satu abad.


Cheakwae Naesa, 58, holds a picture of his son Sulaiman, who died at age 25 in military custody. Sulaiman's mother Maetsoh is in the background at their home in Pattani, Thailand, on June 30, 2010, Madaree Tohlala / AFP / Getty Images
Saya, baru-baru ini mengunjungi wilayah bersama direktur Orlando de Guzman, untuk bersama-sama mendokumentasikan kematian seorang tersangka "pejuang" yang berusia 25 tahun bernama Sulaiman Naesa. Ia ditahan pada bulan Mei di kamp militer di Pattani, Ingkhayutthabariharn.  Pasukan musyrik Thailand meng-claim Sulaiman mengakui perannya dalam pembunuhan sembilan orang, kemudian mengikat handuk ke jeruji selnya dan menggantung diri.

Orang tua Sulaiman mengatakan anaknya merupakan seorang penduduk desa yang setengah buta huruf, bukan militan dan bahwa darah dan memar yang terlihat di tubuh jenazahnya membuktikan ia disiksa sampai mati, bukan gantung diri.

Apa yang sebenarnya terjadi?  Kita mungkin tidak akan pernah tau.  Orangtuanya melihat tidak ada gunanya autopsy.  "Bagaimana mungkin kami melawan pemerintah?" ujar ibu Maetsoh.  Tapi kasus Sulaiman harus menjadi focus perhatian internasional tentang pelanggaran hak asasi manusia di Thailand selatan, khususnya pada tubuh yang terus semakin membuktikan bahwa militer secara rutin melakukan penyiksaan terhadap tahanan Muslim.  Hal ini juga menjadi pertanyaan, mengapa AS terlihat tenang dalam hal ini?

Militer Thailand sangat antusian untuk memperlihatkan kepada kru kami wajah kemanusiaan Letjen Pichet Visaijorm, seorang mantan komandan regional, yang memberi kami tur pribadi dari proyek peliharaannya.  Hal ini termasuk operasi gigi secara gratis bagi masyarakat lokal di markasnya di provinsi Yala.

Kami melihat seorang dokter gigi tentara yang tengah memasang satu set gigi palsu terhadap seorang Muslim tua.  Orang itu berseringai, "apakah mereka cantik?" mendesak Jenderal Pichet untuk tersenyum balik dan mengatakan "Kamu menyukainya?"  Lalu senyumnya memudar.  Perhatian kami berikutnya adalah Ingkhayutthabariharn, rumah untuk tahanan militer dan facility interrogation.  Ini disebut juga Pusat Promosi Reconciliation.  Bagi ummat Islam, Ingkhayutthabariharn adalah kata yang mengerikan.  Mereka tahu apapun dapat terjadi di sana.

Sulaiman ditemukan tewas di sebuah blok yang disebut oleh tentara sebagai "resort".  "setiap orang takut berada di sana," ujar seorang mantan tahanan kepada kami.  Mantan napi mengatakan ia sempat berbicara kepada Sulaiman, yang mengatakan bahwa tentara telah menendangnya dengan begitu keras di perutnya dan ia tidak diberi makan selama empat hari.  Ia mengatakan ia melihat tahanan dipukuli dan kantong plastik menutupi kepalanya hingga membuat tahanan tersebut mati lemas.  Sangat banyak complain mengenai penyiksaan terhadap tahanan militer di Thailand selatan dan semakin banyak setiap tahunnya, sangat menakjubkan bahwa dunia tidak sedikitpun memiliki perhatian lebih akan hal ini.

Pelanggaran yang dilaporkan oleh para tahanan termasuk pemukulan berat, sengatan listrik, dipaksa telanjang, suhu ruangan extreme yang sangat panas atau dingin, dimasukkan jarum ke dalam luka yang menganga, dan menahan keluarga para tahanan sebagai sandera termasuk sebuah kasus penyanderaan terhadap anak berusia 6 tahun.

"Kami tidak pernah melakukan penyiksaan," ujar Letjen Udomchai Thamsarorat, komandan regional saat ini.  "Kami disini untuk menolong orang-orang, bukan menyakiti mereka," claim-nya.  Selimut penolakan ini tidak mengesankan para pengamat ahli.  "Tentara keamanan terus menggunakan penyiksaan meskipun komandan senior meng-claim telah melarangnya," ujar International Crisis Group yang berbasis di London pada November lalu.  Dalam dua bulan menjelang kematian Sulaiman, Amnesti Internasional menerima delapan laporan penyiksaan dan enam diantaranya terjadi di Ingkhayutthabariharn.

Penolakan tersebut juga tidak mampu menipu penduduk setempat.  Di Pattani, aku menemui seorang guru bahasa Melayu yang sedang memberikan latihan kepada muridnya dan meminta muridnya (yang semuanya Muslim) untuk menulis sebuah laporan bergaya surat kabar.  Belasan dari mereka memilih kisah mengenai kerabat atau teman mereka yang pernah ditahan atau disiksa.  Ketika saya bertanya kepada seorang Muslim tentang pelanggaran ini dan mengapa mereka tidak berbicara lantang mengenai hal tersebut, ia menjawab : "Kami benci tentara tapi kami juga takut kepada mereka.  Ketakutan kami lebih besar dari kebencian kami."  Pandangan seperti itu nampaknya telah diketahui oleh petugas yang berbicara kepada saya.  Letjen Udomchai mengatakan ia "100 persen" yakin bahwa tentaranya telah memenangkan hati dan pikiran kaum Muslim.

Penyiksaan adalah illegal dan menjijikkan.  Setelah peristiwa 911, CIA menyiapkan jaringan global penjara rahasia dimana tersangka "terorisme" menjadi sasaran waterboarding dan bentuk-bentuk penyiksaan lainnya.  Sistem pertama, dua tahanan secara brutal diinterogasi di sebuah penjara di Thailand pada 2002.  Di bulan november Departemen Kehakiman AS memutuskan bahwa para pejabat CIA tidak akan menghadapi tuduhan kriminal untuk menghancurkan rekaman video yang menunjukkan penyiksaan.

CIA tidak pernah mengungkapkan lokasi tepat dari penjara rahasia yang laporannya ditutup pada 2003.  Thailand membantah semua pengetahuan itu.  Namun banyak dari "teknik interogasi yang telah disempurnakan", apa yang disebut halus di facility-facility ini menciptakan stress yang berkepanjangan, kurang tidur, penggunaan anjing.  Ini bukan bukti bahwa Amerika sedang mengajar Thailand cara penyiksaan, tetapi ini bukan suatu kebetulan.  Tentara Thailand tampaknya tengah meng-adoption praktek buruk yang hanya diketahui militer dan mengaguminya sendiri.

Pada Januari mendatang, Pejuang Pembebasan di Thailand selatan akan memasuki tahun keenam (2004-2010).  Perdamaian tidak akan berdiri sampai Jenderal Thailand melihat penyiksaan sebagai cancer dalam barisan mereka.  Ingin memenangkan hati dan pikiran ummat Melayu Muslim?  Apa yang diinginkan penduduk setempat adalah keadilan, bukan gigi palsu gratis.


Saturday, April 9, 2011

Lima Mitos "Aneh" yang Disematkan pada Muslim Amerika



Ihsan Magazine - Islamofobia yang makin meningkat di kalangan masyarakat AS, tidak lepas dari mitos-mitos yang dilekatkan kalangan non-Muslim terhadap kaum Muslimin.
Surat kabar AS Washington Post pernah memuat artikel lima mitos berkaitan dengan komunitas Muslim yang disematkan non-Muslim di negeri itu. Lima mitos itu;
1. Muslim Amerika adalah orang asing
2. Muslim Amerika monolitik dari sisi etnis, budaya dan politik
3. Muslim Amerika menindas kaum perempuan
4. Muslim Amerika seringkali "tumbuh" menjadi teroris
5. Muslim Amerika ingin membawa hukum syariah ke AS

Mitos ini mengundang komentar Imam Feisal Abdul Rauf, imam yang menggagas pembangunan Islamis Center dan masjid di dekat Ground Zero yang menjadi kontroversi itu. Ia mengatakan, yang namanya mitos, tentu saja tidak benar, penuh prasangka dan kadang menggelikan.
Secara khusus Abdul Rauf mengomentari mitos bahwa Muslim Amerika ingin membawa hukum syariah ke AS, karena saat ini aksi-aksi protes anti-hukum syariah di AS sedang marak.
Ia mengatakan, dalam Islam, syariah merupakan aturan Ilahiah yang ideal untuk menegakkan keadilan, mirip dengan konsep hukum dalam tradisi Barat. Abdul Rauf mengakui bahwa orang-orang radikal dalam agama Islam memang ada, seperti juga dalam agama lain. Semua pakar hukum Islam setuju bahwa tujuan yang sangat prinsipil dari syariah adalah melindungi dan memajukan kehidupan, agama, intelektualitas, properti, keluarga dan martabat manusia. Ia membantah mereka yang mengatakan bahwa pada akhirnya syariah akan mengubah AS menjadi sesuatu yang menyerupai kekhalifahan.
Selama berabad-abad, kata Abdul Rauf, dunia menyetujui prinsip dalam ajaran Islam bahwa kaum Muslimin harus mematuhi hukum di mana dia tinggal. Prinsip ini sudah dibangun oleh Nabi Muhammad Saw selama berabad-abad lalu, ketika Rasulullah mengutus sejumlah pengikutnya ke Abyssinia, dan menerima perlindungan dari Raja Kristen Abbyssinia. Di negeri itu Muslim dan Kristiani hidup berdampingan dengan damai.
"Muslim Amerika tidak punya dasar dari sisi sejarah maupun politik untuk melawan Konstitusi AS. Seorang muslim sudah melaksanakan syariat Islam di AS, ketika mereka bisa bebas beribadah dan pada saat yang sama mematuhi hukum yang berlaku di AS," ujar Imam Abdul Rauf.
Oleh sebab itu, melaksanakan syariat Islam bukan berarti ingin mengganti hukum AS dengan hukum Islam atau tidak menghormati Konstitusi AS. Yang jadi persoalan, kadang hak-hak umat Islam di AS sering dibatasi dengan mengatanamakan Konstitusi.

Peta Dunia kalau Dibalik Terbentuk Tulisan Allah SWT dan Nabi Muhamaad SAW

Ihsan Magazine - Ternyata peta dunia kalau di balik terbentuk tulisan allah swt dan nabi muhamaad saw, bagi yang belum tahu.
Qs.6 An’aam:75. “Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan di langit dan bumi dan agar dia termasuk orang yang yakin.”
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFNoKCz0kcgoEEQzVADK8p8OERCJ4Mmkw9m6YuoBeP_YiNhJeTCj0YyT3884lCAZDOt-6DGDwUT6wRKyVfM-OlnL2D3Omwlxo4VU-POyj9Q0auaYLhLdrL5PMWqphmx5JhbTuzG2zxxgU/s1600/ALLAH.jpg
Sumber : http://www.divainglasses.com/subhanallah-ternyata-peta-dunia-kalau-di-balik-terbentuk-tulisan-allah-swt-dan-nabi-muhammad-saw.html

Saturday, April 2, 2011

Aksi Demo Masih Berlangsung di Tunisia


Ihsan Magazine - Beberapa orang terluka setelah pasukan keamanan Tunisia menembaki sekelompok pengunjuk rasa di kota barat daya negara itu.
Sekitar 50 orang berkumpul di luar kantor pemerintah daerah di Tozeur, terletak 450 kilometer barat daya (280 mil) dari ibu kota Tunis pada hari Sabtu kemarin (2/4) dan menuntut untuk bertemu dengan gubernur.
Para demonstran mengeluh tingginya tingkat pengangguran kaum muda di kota ini, menurut laporan Reuters.
Bentrokan pecah setelah pengunjuk rasa menyerang gedung pemerintah ketika gubernur menolak untuk menemui mereka.
Pasukan pemerintah berusaha untuk membubarkan kerumunan dengan melakukan tembakan ke udara. Pasukan pemerintah juga menyerang demonstran dengan pukulan. Satu orang mengalami luka berat di dada.
Menurut PBB, setidaknya 147 orang tewas dan 510 lainnya terluka selama Tunisia 'Revolusi Jasmine' yang menumbangkan Presiden Zine El Abidin Ben Ali pada bulan Januari lalu setelah kekuasaan otoriter berkuasa selama 23 tahun.
Pada tanggal 14 Januari, Ben Ali Libya melarikan diri ke kota pelabuhan Jeddah Saudi. Ada klaim yang belum dikonfirmasi bahwa diktator terguling itu saat ini dalam kondisi koma di Arab Saudi dan meninggal segera setelah itu.
Kerusuhan dan protes pecah di Tunisia setelah seorang penjualan buah-buahan kaki lima, yang diidentifikasi sebagai Muhammad Bouazizi, membakar dirinya sendiri setelah polisi menyita dagangannya.

Friday, April 1, 2011

FPI Bantah Perangi Musik Underground


Jakarta (voa-islam) - Belum lama ini, senin lalu (21/3) Media Portal Asing “The Jakarta Post” memuat berita palsu tentang pergerakan FPI ke dunia musik underground disaat publik masih panas dengan kampanye Pembubaran Ahmadiyah, yang memang didominasi oleh gerakan ormas-ormas Islam seperti FPI. Berita ini dinilai sebagai berita fitnah yang sangat menyesatkan umat.
Berita yang berjudul “FPI sets its eyes on underground music” yang di muat di halaman HEADLINES cukup menarik perhatian publik, dengan menuduh FPI yang berniat mengadakan perlawanan terhadap musik underground yang membuat munculnya beragam pernyataan, tudingan, kecaman, pro dan kontra, tidak lama setelah berita ini di publish ke dunia maya. Melalui berita ini pula banyak sekali anggota komunitas underground menjadi salah paham dan mengambil kesimpulan bahwa FPI akan membubarkan komunitas Underground.
Dituliskan bahwa anggota senior FPI yang dinilai sebagai ahli musik Islam, yang bernama Budi Fahri Farid menduga adanya gerakan mengaburkan ajaran Islam dengan berbagai aliran musik underground.
Padahal nyatanya, setelah ditelusuri lebih dalam, sepanjang Struktur Organisasi DPP – FPI dari dulu hingga kini tidak pernah ada yang bernama Budi Fahri Farid ahli musik Islam seperti yang disebutkan. Hal ini menguak kenyataan bahwa berita yang diangkat “The Jakarta Post” adalah fiktif dan menyudutkan dengan menuliskan bahwa FPI akan mengincar pembubaran dunia musik underground.
DPP – FPI memang mengadakan seminar mengenai realita perang pemikiran di komunitas musik underground, seminar ini berlangsung saat pengajian rutin rabu malam (16/3), di Majlis Ta’lim Silaturahmi Al-Jabhah yang bertempat di Masjid Al-Ishlah Jl. Petamburan Raya 3 Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Namun seminar ini bukan bermaksud untuk mengajak umat untuk memberikan perlawanan terhadap musik underground, seperti yang dituliskan “The Jakarta Post”. Justru sebaliknya, yang disampaikan dalam seminar ini adalah sejumlah paparan informasi bahwa musik underground saat ini sebagian didominasi oleh intrik Zionis namun hal ini juga menjadi pemicu beberapa komunitas musik underground untuk bangkit dan berbalik melawan konspirasi Zionis lewat musik underground.
Dalam seminar ini menghadirkan pembicara dari Komunitas GHURABBA MILITANT TAWHEED, sebuah komunitas musik underground yang menjadikan musik sebagai sarana dan alat dakwah untuk menyampaikan Islam ke para penggemar musik cadas di komunitas tersebut, yang dipelopori oleh band Rock indie label The Roots Of Madinah. Pembicara tersebut adalah Thufail Al-Ghifari salah satu rapper yang cukup dikenal di komunitas underground dan hiphop local sekaligus vokalis dari band The Roots Of Madinah.
Dakwah di Kalangan Underground
Thufail Al-Ghifari mengupas tuntas mengenai musik underground yang pada awalnya lahirnya bertujuan sebagai kontra kultur dalam industri musik mainstream yang telah banyak berkembang, namun saat ini aliran musik ini justru ditunggangi oleh Zionis dengan menjauhkan pemuda-pemuda dari sendi kehidupan agamanya melalui pengidolaan figur-figur yang kontra islam, dan syair syair lagu yang mendoktrin pemahaman kontra islam.
“Para musisi ini kebanyakan menjalankan misi Zionis tanpa mereka sadari. Kita tidak bisa mengatakan bahwa anak underground itu sesat, atau anak underground itu agen zionis karena konspirasinya tidak terletak pada subjek tapi ada pada lirik yang disampaikan oleh musik – musik yang kebanyakan membawa ideologi dan pesan terselubung yang akhirnya menjadi gaya hidup dan perlawanan terhadap apa yang sering kami sebut kemapanan,” ujar Thufail.
Thufail juga menduga beberapa dari kutipan lirik yang ada di dalam musik-musik underground saat ini, antitesis dunia tanpa agama, tanpa negara dan tanpa ideologi yang murni merupakan pesan Zionis. Dan aspek lainnya yang mencoba menggiring para pemuda Muslim untuk menjauh dari agama mereka melalui musik.
Sama halnya dengan Muhammad Hariadi Nasution yang juga dikenal dengan panggilan “Ombat” vokalis dari band kawakan TENGKORAK, juga mengutip pernyataan seorang peneliti yahudi bernama Jeremiah Walah, yang memang sangat concern melakukan penelitian terhadap watak dan psikologi masyarakat Indonesia. Jeremiah Walah justru mengatakan secara terbuka kepada Ombat bahwa untuk menghancurkan Indonesia tidak perlu menggunakan senjata, hancurkan saja para generasi mudanya. Melalui musik metal dan film porno.
“Kalau kita menemukan anak metal lebih tersinggung ketika aliran metalnya dihina daripada agamanya, nah itulah bukti bahwa disini ada agenda zionis” kutipan pernyataan Ombat dari investigasi FPI di belakang panggung acara konser musik Approach Deen Avoid Sin di Bulungan pada tahun 2010.
Sejauh ini gerakan komunitas musik underground seperti GHURABBA MILITANT TAWHEED juga tidak sendirian, sebelumnya telah muncul pula beberapa komunitas lainnya, seperti Berandalan Puritan, Salam Satu Jari (One Finger Underground Movement) yang digawangi Band Senior TENGKORAK yang beraliran musik Grindcore Metal, ada juga PUNK MUSLIM yang digawangi Almarhum Budi Choiruni alias Buce yang berkonsentrasi pada anak-anak punk di sekitaran Blok M dan Senayan, dan gerakan lainnya yang mulai bermunculan satu persatu sebagai perlawanan kultur Zionis dalam musik underground.
Komunitas Salam Satu Jari Bahkan lebih frontal mengubah salam metal yang identik dengan tiga jari menjadi salam tawheed satu jari yang bermakna satu jari lebih kepada ketauhidan. ”Inti dari Salam satu jari ini adalah untuk mengingatkan kita kepada simbol Tawheed” begitu penjelasan Madmor vokalis band Purgatory yang kami dapat disela sela dokumentasi wawancara mereka disebuah acara konser musik Java Rock In Land di Indonesia.
Menurut Thufail hanya dengan cara inilah mereka bisa menyadarkan kaum muda yang berkecimpung dalam dunia underground dari segala pengaruh buruk. Bila suara pemuka agama tidak lagi didengar, sudah saatnya mereka sendiri yang harus bergerak.
”Sebenarnya wadah underground ini hanya bagian dari strategi perang ideologi melalui musik menjadi wadah untuk melawan sekaligus membangun pertahanan kultur untuk menandingi perang budaya yang ingin menggeser generasi islam dari nilai nilai Islam itu sendiri,” tambahnya lagi.
Berita Palsu
Dalam kesempatan lain, perwakilan dari FPI Ustadz Tarmidzi, juga sudah menerima silahturahim dari perwakilan band – band senior dari komunitas Underground. Seperti Fahmi yang merupakan salah satu personel dari band Mortus.
Menurut pengakuan Fahmi sendiri, kehadiran dia juga mewakili komunitas studio Bendera Kuning yang didirikan oleh salah satu personel band Underground senior Betrayer. Fahmi sudah mendapatkan penjelasan langsung bahwa tidak ada rencana pembubaran Underground dari FPI.
Ustadz Tarmidzi menjelaskan bahwa semua itu hanyalah berita palsu dan tidak memiliki dasar yang kuat, mulai dari nama Budi Fahri Farid hingga Isu pembubaran dunia musik Underground adalah bohong.
“FPI tidak memerangi underground, yang FPI perangi adalah kemaksiatan. Dimana ada pornografi, alkoholik, dan ide ide liberalisme lainnya, maka FPI akan konsisten melakukan perlawanan minimal mensupport siapa saja yang melakukan perlawanan terhadap hal hal seperti itu, jadi isu FPI akan membubarkan Underground adalah berita bohong” ujarnya.
“Jika anda muslim maka anda tidak perlu takut terhadap gerakan dakwah ini” begitulah pernyataan Fahmi dari band Mortus diakhir dari silahturahim beliau yang disambut hangat oleh perwakilan FPI dan juga komunitas underground muslim.
Begitu juga halnya dengan Wasis Ws, Aktivis dakwah jalanan yang juga merupakan underground senior Jakarta mengingatkan bahwa semua civitas dunia underground lebih baik menanyakan langsung ke DPP FPI tentang fakta yang sebenarnya, daripada mengikuti alur bola salju yang di lemparkan oleh segelintir orang yang inti sebenarnya adalah mereka tidak ingin dakwah Islam masuk ke dunia underground.
“Gue kenal Ombat, Thufail hingga Purgatory udah lama, bahkan senior metal seperti Irfan Rotor sembiring gue kenal. Dakwah underground ini sudah ada sejak zaman Rotor. Sekarang masalahnya apa yang dirintis oleh Irfan Rotor seperti gayung bersambut, kini banyak cucu-cucu dari band rotor malah semakin berani meneriakkan Islam, harusnya kita yang muslim bangga bukan justru menghalangi laju gerakan ini," kata Wasis.
Wasis justru salut, dimana civitas pengamen jalanan sangat mensupport kehadiran orang – orang seperti ini. "Dulu gue jarang ngeliat pengajian di jalanan, tapi pas gue ketemu yang namanya Punk Muslim. Anak – anak jalanan justru bisa ngerasain belajar Al Qur’an di pinggir trotoar, di samping terminal sampai sholat isya berjamaah di sebuah acara underground” ujar Wasis.
Punk Muslim
Wasis juga menyakinkan bahwa isu pembubaran Undeground oleh FPI itu adalah berita fiktif dan tidak bertanggung jawab. Sama seperti yang dinyatakan oleh Luthfi ketua komunitas Punk Muslim generasi kedua setelah Almarhum Buce.
“Sebenarnya isu ini digulirkan di dunia maya, kita semua tahu bahwa dunia maya itu dunia fitnah. Anak – anak pengamen dan punkers disekitar pulo gadung hingga bogor justru banyak yang senang dengan kehadiran pengajian pengajian ke lingkungan mereka, di Blok M kami sering membuat acara buka puasa bersama hingga maulid, sepertinya semua senang dengan kehadiran Islam dan tidak ada masalah” ujar Lutfhi.
Kehadiran komunitas Punk Muslim, Ghurabba Militan Tawheed, Salam Satu Jari (One Finger Underground Movement), Berandalan Puritan dan lain sebagainya terbukti merupakan titik revolusi puncak dari perlawanan terhadap kultur kontra Islam didalam dunia musik underground. Namun setelah revolusi, tetap harus ada bab lanjutan dimana dakwah harus terus bermuara pada pembinaan – pembinaan keislaman. Dari situlah FPI menjadi tertarik untuk mengundang perwakilan dari dunia underground muslim ini untuk memaparkan secara singkat efek dari pergeseran budaya dan pemikiran yang terjadi karena musik musik barat yang masuk ke Indonesia.
Melalui sebuah film dokumenter berjudul Global Metal, kami memang melihat fakta yang jauh dari perkiraan kami, bahwasanya liberalisme, sekulerisme, atheisme, agnostik, pornografi, alkoholik dan budaya kebebasan yang berbeda dengan jati diri bangsa Indonesia justru banyak ditularkan melalui pergaulan hedonisme disebagian komunitas Underground ini.
Underground memang tidak sesat, namun setiap oknum dan pelaku penyebaran doktrinasi dari hal hal yang bertolak belakang dengan Islam tetap harus ditindak, minimal dibangun kontra kulturnya. Suatu hal yang mengagumkan kami menemukan banyak anak – anak dengan keterbatasan ilmu justru telah berani ‘memasang badan’ untuk melawan laju monster budaya yang merupakan bagian dari agenda zionis internasional ini.
Yang perlu diluruskan adalah, FPI memang tidak akan pernah membubarkan dunia musik underground. Jadi pemberitaan yang dimuat harian ‘The Jakarta Post’ terkait FPI dan Dunia Musik Underground  adalah tidak benar. Untuk selanjutnya diharapkan hal serupa tidak terulang kembali.

Wednesday, March 30, 2011

Mempertanyakan Infiltrasi Yahudi dan Kristen Dalam Doktrin Syi'ah


(Tinjauan Sejarah di Masa Abbasiyah-Umayyah)
Oleh: Kholili Hasib
Mahasiswa Pascasarjana ISID Gontor
Membicarakan sejarah aliran teologi Syi’ah, ternyata banyak litelatur karya ulama’  terdahulu tidak melepaskan dari fenomena hubungannya dengan Yahudi dan Kristen. Apalagi tokoh Abdullah bin Saba’, yang dalam Tarikh Ibnu Asakir, Tarikh Thabari dan kitab-kitab sejarah lainnya disebut sebagai pencetus pemikiran Syi’ah, adalah seorang Yahudi Yaman. Ia tercatat  memeluk Islam pada zaman Utsman. Di masa Daulah Abbasiyyah, Dr. Fath Muhammad al-Zaghi menyebut-nyebut penganut Syi’ah kerap bersentuhan dengan orang-orang Yahudi.
Interaksi intens antara kaum Yahudi dan Kristen dengan umat Islam di abad masa kekhalifahan Abbasiyah dan Bani Umayyah, akhirnya berpengaruh terhadap pemikiran Syiah. selama dua masa itu, banyak terjadi proses internalisasi pemikiran Yahudi dan Kristen ke dalam pemeluk Syi’ah. Prose itu terjadi ketika mereka saling berinteraksi dalam kehidupan.
Kamil Sa’fan dalam al-Yahud Tarikhan wa ‘Aqidatan melaporkan, kaum Yahudi mendapatkan kemudahan hidup pada masa kekhalifan Abbasiyah. Tercatat, mereka mendirikan sepuluh sekolah teologi dan 23 tempat Ibadah di Baghdad.  Pada masa Umayyah, bahkan ada orang Kristen yang menduduki posisi penting di pemerintahan. Disamping itu, Khalifah memberi kesempatan berdialog dengan kaum muslimin.
Di era pemerintahan Abbasiyyah, ada seorang Yahudi bernama Abdullah bin Ma’mun berpura-pura menjadi muslim. Ia  mendakwahkan untuk bersikap lembut kepada Ahlu al-Bait Nabi SAW agar mudah diterima Syi’ah. Kitab Kasyfu Asrari al-Bathiniyyah wa Akhbaru al-Qaramithah merekam sepak terjangnya. Ia membuat fitnah dengan memasukkan metode ta’wil simbolis (ta’wil bathiniyyah) – yaitu metode ta’wil yang hampir sama dengan metode hermeneutika –  ke dalam sekte Syi’ah Isma’iliyyah. Konsep ta’wil inilah yang dipraktikkan Syi’ah Isma’iliyyah (Syi’ah Bathiniyyah) dan sekte Syi’ah lainnya.
....Konsep ta’wil simbolis sendiri sesungguhnya adalah buah dari  ajaran Kabbalah Yahudi....
Konsep ta’wil simbolis sendiri sesungguhnya adalah buah dari  ajaran Kabbalah Yahudi. Menurut kelompok Kabbalah, di samping makna literal, teks kitab Taurat mempunyai makna batin yang hanya diketahui oleh para salikin (peniti jalan batin). Hermeneutika Baruch Spinoza (1632-1677), filosof dan teolog Yahudi penggagas metode kritik Bibel, termasuk banyak dipengaruhi oleh ajaran Kabbalah dalam hal metode ‘tafsir’ ini.
Pada kenyataanya, di masa pemerintahan Abbasiyyah, kaum Kabbalis sudah berinteraksi dengan pengikut Syi’ah. Infiltrasi pemikiran Kabbalis ke dalam pemikir-pemikir muslim secara tidak langsung melalui sekte Yahudi yang bernama al-‘Isawiyyah pada masa Khalifah al-Mansur. Dr. Ali Syami al-Nasyyar mengungkap bahwa para peneliti mengatakan, doktrin utama Syi’ah Isma’iliyyah berasal dari sekte Yahudi al-‘Isawiyyah ini (Nasy atu al-Fikr al-Falsafi fi al-Islam juz I, hal. 88). Sekte al-‘Isawiyyah meyakini pendirinya bernama Abu Isa Ishaq bin Ya’qub adalah seorang nabi al-Masih yang ditunggu-tunggu. Mereka juga memasukkan konsep penafian sifat-sifat wujudiyyah Tuhan, dan teori hulul kedalam pemikiran Isma’iliyyah.
Al-Nasysyar mengatakan: “Sekte al-‘Isawiyyah ini berperan besar dalam mendirikan sekte Syi’ah Bathiniyyah (Isma’ilyyah). Ada korelasi antara sebagaian sekte-sekte Yahudi dengan sekte Bathiniyyah ini melalui ajaran Kabbalah Yahudi. Sungguh saya melihat Kabbalah Yahudi berpengaruh besar terhadap akidah-akidah Syi’ah Ghulat”. Dan ternyata, ajaran-ajaran tersebut ternyata juga diadopsi oleh sekte Syi’ah lainnya termasuk Syi’ah Istna ‘Asyariyyah.
Sedangkan infiltrasi Kristen banyak terjadi pada masa Umayyah. Orang-orang Kristen pada masa Bani Umayyah sering melakukan diskusi, dialog dan perdebatan dengan orang-orang Islam. Bahkan, toleransi Kekhalifahan Bani Umayyah terhadap kaum Kristen, dimanfaatkan Kristen untuk menarik simpati kaum muslim dengan melakukan kerja kerja sama.
....infiltrasi Kristen banyak terjadi pada masa Umayyah. Seorang ulama’ Syi’ah di Baghdad dalam khutbah jum’at secara terus terang mengakui ada kemiripan Syi’ah dengan Kristen....
Pada kondisi ini, menurut catatan Dr. Fath Muhammad al-Zaghbiy, ajaran Kristen terinternalisasi ke dalam doktrin Syi’ah.
Pada tahun 400 H seorang ulama’ Syi’ah di Baghdad dalam khutbah jum’at secara terus terang mengakui ada kemiripan Syi’ah dengan Kristen, bahwa Imam Ali bin Abi Thalib bisa menghidupkan mayat manusia, menceritakan tentang pemuda Kahfi, sebagaimana Nabi Isa  juga melakukannya (al-Hadlarah al-Islamiyyah fi Qarn 4 Jilid I hal. 125).
Memang menurut Alqamah bin Qais, perumpamaan Ali bin Abi Thalib seperti Nabi Isa bin Maryam. Bahkan doktrin ghuluw ini telah dikumandangkan oleh Abdullah bin Saba’, seorang Yahudi Yaman yang disebut pencetus lahirnya paham Syi’ah. Abdul Qahir al-Baghdadi mencatat, bahwa Abdullah bin Saba’ pernah berkata: “Sesungguhnya Ali telah naik ke langit, sebagaiman Nabi Isa naik ke sana”(al-Farqu bayna al-Firaq, hal. 143).
Ritual-ritual Syi’ah juga disinyalir bersumber dari ajaran Kristen. Seperti diakui oleh Vali Nasr,putra Seyyed Hossein Nasr, ritual Asyura memperingati kematian Husein cucu Nabi, Imam Syi’ah ketiga, bertumpu pada duka cita (Azadari) yang hampir sama dengan ritual di dalam ajaran Katolik Lenten. Katolik Lenten melakukan parade penderitaan Yesus pada hari Minggu Suci (Holy Week) pada empat puluh hari sebelum Paskah.
Bahkan praktik menyakiti diri sendiri pada peringatan duka Asyura dengan menumpahkan darah sendiri melalui sayatan kecil di kepala menurut Vali Nasr menyerupai ritual penyesalan (Panitentes) yang dilakukan di lingkungan Katolik di Iberia. Apalagi ritual menyakiti diri pada Asyura diyakini untuk mempertebal keimanan kaum Syi’ah dan merupakan kesempatan pertobatan kolektif atas dosa-dosa. Ini berarti Syi’ah menjadikan Hussein sebagai penebus dosa, sebagaimana Yesus yang disalib demi menebus dosa kaum Kristiani.
....Syi’ah menjadikan Hussein sebagai penebus dosa, sebagaimana Yesus yang disalib demi menebus dosa kaum Kristiani....
Walhasil, ternyata infiltrasi pandangan hidup Barat Kristen dan Yahudi tidak hanya masuk ke dalam pemikiran muslim liberal, akan tetapi telah lama merasuk ke dalam sekte Syi’ah. Akan tetapi untuk kepentingan dakwah, doktrin-doktrin Syiah terkadang tidak diketengahkan secara lugas dan terang. Ada metode taqiyyah (menyembunyikan identitas pemikiran) untuk keselamatan akidah di tengah mayoritas penganut Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Adagiumnya seperti tersebut dalam kitab Syi’ah, Ushul Kafi Juz II hal. 217; “La dina liman la taqiyya lahu”. Wallahu a’lam bil showab.

Tuesday, March 29, 2011

Facebook Menolak Hapus Halaman Anti Israel bertajuk Third Palestinian Intifada

 
Ihsan Magazine - Pemerintah Israel meminta Facebook menghapus halaman bertajuk Third Palestinian Intifada. Halaman di Facebook ini bikin Israel berang karena menggalang dukungan agar warga Palestina melawan pendudukan Israel dan kembali ke tanah yang kini diduduki negara Yahudi itu.

Saat ini, halaman bersangkutan telah memiliki ratusan ribu fans. Menteri Informasi Israel, Yuli-Yoe Edelstein bahkan telah menulis surat ke pendiri Facebook, Mark Zuckerberg untuk memintanya menghapus halaman ini.

Menurut Yoel, halaman ini mempromosikan kekerasan dan menyuarakan pembunuhan pada orang Israel, dalam rangka membebaskan Yerusalem. Namun Facebook menolak permintaan sang menteri. Kelompok Yahudi bernama Anti Defamation League pun melayangkan komplain resmi pada Facebook.

"Kami kecewa Facebook menolak permintaan kami untuk menghapusnya meski sudah jelas halaman ini melanggar aturan," ucap kelompok itu, seperti dikutip detikINET dari Digital Journal, Selasa (29/3/2011).

Juru bicara Facebook menerangkan mengapa mereka menolak permintaan itu. "Meski beberapa komentar dan konten mungkin membuat marah sebagian orang, namun ini bukan alasan menghapus diskusi yang terjadi. Kami yakin user mampu mengekspresikan opini mereka dan kami tidak biasa menghapus konten atau grup atau halaman yang menyuarakan tentang negara, agama, politik atau ide,"

Mereka yang bergabung dalam halaman Facebook ini berasal dari berbagai bangsa dan latar belakang, bahkan sebagian adalah orang Israel sendiri. Meski menolak menghapusnya, pihak Facebook berjanji mengawasi grup tersebut dan menghapus konten yang mempromosikan pembunuhan. Hal ini dilaporkan cukup memuaskan pemerintah Israel.

Thursday, March 24, 2011

Bahaya Es Krim Magnum Buat Muslim


Ihsan Magazine - Mungkin sudah banyak yg tahu, tapi mungkin banyak juga yang belum tahu atau lupa. Kejadiannya berawal waktu anak2 minta dibelikan es krim MAGNUM, sampe di rumah saya baca dan amati komposisinya. Ternyata ada kode E472 yang artinya mengandung LEMAK BABI, tapi ANEHnya bisa dapat LOGO HALAL MUI!!!

so, berhati-hatilah temans dan saudara2 dalam mengkonsumsi makanan dan minuman. Biasakan BACA dan TANYA jika kita ingin makan sesuatu, terutama HALAL HARAMnya....



Kode Babi Pada Makanan Kemasan

(Oleh Dr.M.Anjad Khan)

Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib bekerja sebagai pegawai di Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis. Tugasnya adalah mencatat semua merek barang, makanan dan obat-obatan.



Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan produk tersebut harus terlebih dahulu mendapat ijin dari Badan pengawas Obat dan Makanan Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di Badan tersebut bagian QC , oleh sebab itu dia mengetahui berbagai macam bahan makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah ilmiah namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141.

Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis tersebut, dia penasaran dan kemudian menanyakan kode matematis tersebut kepada seorang perancis yang berwenang dalam bidang itu dan orang tersebut menjawab ” KERJAKAN SAJA TUGASMU, DAN JANGAN BANYAK TANYA!’.



Jawaban tersebut menimbulkan kecurigaan buat Shaikh Sahib dan dia kemudian mulai mencari tahu kode matematis tersebut dalam dokumen yang ada. Ternyata apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum muslim di dunia. Hampir diseluruh negara barat termasuk Eropa, pilihan utama untuk daging adalah daging babi. Peternakan babi sangat banyak di negara-negara tersebut. Di perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000.



Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan hewan lainnya. Namun orang eropa dan amerika berusaha menghindari lemak-lemak tersebut. Kemudian yang menjadi pertanyaan ekarang; dikemanakan lemak-lemak babi tersebut ? jawabannya adalah: Babi-babi tersebut dipotong di rumah-rumah jagal dalam pengawasan Badan POM dan yang membuat pusing Badan tersebut adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi.



Dahulu kira-kira 60 tahun yang lalu, lemak-lemak tersebut dibakar. Kemudian mereka berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal ujicobanya mereka membuat sabun dengan bahan lemak tersebut dan ternyata itu berhasil. Lemak-lemak tersebut diproses secara kimiawi, dikemas sedemikian rupa dan dipasarkan. Dalam pada itu negara-negara di Eropa memberlakukan aturan yang mengharuskan bahan-bahan dari setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Oleh karena itu bahan yang terbuat dari lemak babi dicantukam dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produk. Mereka yang sudah tinggal di Eropa selama 40 tahun terakhir ini mengetahui hal tersebut.



Namun produk dengan bahan lemak babi tersebut dilarang masuk ke negara-negara Islam pada saat itu sehingga menimbulkan defisit perdagangan bagi Negara pengekspor. Menoleh ke masa lalu, jika anda hubungkan dengan Asia Tenggara, anda mungkin tahu tentang factor yang menimbulkan perang saudara. Pada saat itu, peluru senapan dibuat di Eropa dan diangkut ke belahan benua melalui jalur laut. Perjalanannya memakan waktu berbulan-bulan hingga mencapai tempat tujuan sehingga bubuk mesiu yang ada di dalamnya mengalami kerusakan karena terkena air laut.



Kemudian mereka punya ide untuk melapisi peluru tersebut dengan lemak babi. Lapisan lemak tersebut harus digigit dengan gigi terlebih dahulu sebelum digunakan. Saat berita mengenai pelapisan tersebut tersebar dan sampai ketelinga tentara yang kebanyakan Muslim dan beberapa Vegetarian ( orang yang tdk makan daging), maka tentara – tentara tersebut menolak berperang sehingga mengakibatkan perang saudara (civil war).



Negara-negara Eropa mengakui fakta tersebut dan kemudian menggantikan penulisan lemak babi dalam kemasan dengan menuliskan lemak hewan. Semua orang yang tinggal di Eropa sejak tahun 1970 – an mengetahuinya. Saat perusahaan produsen ditanya oleh pihak berwenang dari negara Islam mengenai lemak hewan tersebut, maka jawabannya bahwa lemak tersebut adalah lemak sapi & domba, walaupun demikian lemak-lemak tesebut haram bagi muslim karena penyembelihan hewan ternak tersebut tidak mengikuti syariat islam. Oleh karena itu produk dengan label baru tersebut dilarang masuk ke negara-negara islam. Sebagai akibatnya, perusahan-perusaha produsen menghadapi masalah keuangan yang sangat serius karena 75% penghasilan mereka diperoleh dengan menjual produknya ke Negara islam, dimana laba penjualan ke negara islam bias mencapai milliaran dolar.



Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti oleh Badan POM sementara orang awam tidak mengetahuinya. Kode tersebut diawali dengan kode E-CODES. E-INGREDIENTS ini terdapat di banyak produk perusahaan multinasional termasuk pasta gigi, sejenis permen karet, cokelat, gula-gula, biscuit, makanan kaleng, buah-buahan kalengan dan beberapa multi vitamin dan masih banyak lagi jenis produk makanan & obat-obatan lainnya. Semenjak produk – produk tersebut di atas banyak dikonsumsi oleh negara-negara muslim, kita sebagai masyarakat muslim tidak terkecuali sedang menghadapi masalah penyakit masyarakat yakni hilangnya rasa malu,kekerasan dan seks bebas(kumpul kebo).

Oleh karenanya, saya mohon kepada semua umat islam untuk memeriksa terlebih dahulu bahan-bahan produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya dengan daftar kode E-CODES berikut ini. Jika ditemukan kode-kode berikut ini dalam kemasan produk yang akan kita beli, maka hendaknya dapat dihindari karena produk dengan kode-kode tersebut di bawah ini mengandung lemak babi :



E100, E110, E120, E 140, E141, E153, E210, E213, E214,

E216, E234,E252,E270, E280, E325,E326, E327, E334,

E335, E336, E337, E422, E430,E431, E432, E433,E434,

E435, E436, E440,E470, E471, E472, E473, E474,

E475,E476, E477, E478, E481, E482, E483, E491, E492,

E493,E494, E495, E542,E570, E572, E631, E635, E904.







  • Adalah tanggung jawab kita semua sebagai umat islam untuk mengikuti syariat islam dan juga memberitahukan informasi ini kepada saudara-saurdara kita.



    Semoga manfaat, M. Anjad Khan Medical Research Institute United States.



    Prennss ...kalo mo hang out di Starbucks or Coffebean, pikir2 ulang deh... karena, ternyata semua minuman mengandung elmusifier yang berasal dari babi. Kalo membeli makanan kita juga gampang mengetahui halal or haram, caranya dg melihat ada tidaknya kode E ? trus tiga digit angka dibelakangnya, dan itu artinya bahan2 berasal dari lemak babi...
    Dear all ...Jika memang emulsifier yang dipake starbuck adalah kode E471 (tidak adaembel2 lain, misal : lecithin de soja atau soy lecithin), maka saya yakni bahwa 'origin'nya adalah pork or varken (babi) Sebenarnya tak hanya E471 tapi juga E472, para keluarga muslim Groningen the Netherlands & ikatan kel muslim Eropa memperingatkan kami utk mengecek content / ingredient emulsifier ini pd setiap produk makanan yg akan dibeli. Kami pun sempat kaget, karena emulsifier juga digunakan pada rot itawar. Karena itu, kami sarankan kpd kel muslim utk pilih roti tawar dgistilah biological bread (non-chemical additive), tentu saja resikonya harga lebih mahal (1/2 blok roti tawar jenis ini hampir 3 X harga roti tawar dgemulsifier),yang pentingkan halal.
    FYI ....E471 biasa dikenal dg sebutan lecithin è originnya merupakan ekstrakdari tulang babi.E472 (saya tak ingat nama dagangnya) è originnya adalah ekstrak tulang babi. Kedua additive ini merupakan senyawa turunan dr asam lemak (fattyacid). Biasanya kedua additive ini sangat sering ditemukan pada produk2 berikut : Produk makanan mengandung cokelat è roti, ice cream, biskuit, dll. Produk makanan yg perlu elmusifier è coklat bar, ice cream, or bulk,coffee cream, marshmallo, jelly, dsb.

    TOLONG DI SEBARKAN INFO INI COPAS AJA YA

    tapi kalo berkenang senggol adsense nya dunk :)